1. Kalimat tidak efektif :Para masyarakat mulai mengungsi ketika Gunung Merapi berstatus waspada.
Kalimat efektif :Masyarakat mulai mengungsi ketika
Gunung Merapi berstatus waspada.
Pembahasan :Kata
“Para” dihilangkan karena kata “Masyarakat” sudah jamak. Sehingga jika dibubuhi
kata “Para” di depan kalimat maka kurang efektif.
2. Kalimat tidak efektif :Bunga-bunga mawar, melati, dan kenanga menjadi penghias rumahnya.
Kalimat efektif :Mawar, melati, dan kenanga menjadi
penghias rumahnya.
Pembahasan :Kata
“Bunga-bunga” dihilangkan karena menjadi pemborosan kata dalam kalimat. Mawar,
melati, dan kenanga adalah bunga sehingga tidak perlu diberikan kata
“bunga-bunga” kembali.
3. Kalimat tidak efektif :Untuk Bapak Anas, waktu dan tempat saya persilahkan.
Kalimat efektif :Kepada Bapak Anas dipersilahkan.
Pembahasan :Kalimat
tidak logis, seharusnya yang dipersilahkan adalah bapak Anas, bukan waktu dan
tempat.
4. Kalimat tidak efektif :Sejak dari kemarin Ririn terlihat muram.
Kalimat efektif :Sejak kemarin Ririn terlihat muram.
Pembahasan :Kata
“dari” membuat kalimat tersebut tidak efektif karena pemborosan kata.
5. Kalimat tidak efektif :Rapat malam ini menentukan tentang bintang tamu Unnes Inaugurasi.
.
Kalimat efektif :Rapat malam ini menentukan bintang
tamu Unnes Inaugurasi.
Pembahasan :Kata
“tentang” tidak perlu dimasukkan ke dalam kalimat karena membuat kalimat
menjadi tidak padu.
6. Kalimat tidak efektif :Menginjak acara selanjutnya adalah sambutan dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan.
Kalimat efektif :Acara selanjutnya adalah sambutan
dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan.
Pembahasan :Kalimatt
pada Kalimat tidak efektif merupakan kalimat yang tidak logis, karena ada kata
“Menginjak”.
7. Kalimat tidak efektif :Bagi pengunjung dengan nomor undi 7 silahkan maju ke depan.
Kalimat efektif :Bagi pengunjung dengan nomor undi 7
silahkan maju.
Pembahasan :Kalimat
menjadi tidak hemat,karena ada pengulangan makna pada kalimat. Maju sudah
menujukkan suatu kegiatan yang mengarah ke depan sehingga tidak perlu diberikan
kata “ke depan”.
8. Kalimat tidak efektif :Ibu berharap agar supaya Ridho tetap mempertahankan prestasinya, sebagai juara olimpiade matematika.
Kalimat efektif :Ibu berharap agar Ridho tetap
mempertahankan prestasinya, sebagai juara olimpiade matematika.
Pembahasan :Kalimat menjadi tidak efektif
karena terdapat pengulangan kata dengan makna yang sama.
9. Kalimat tidak efektif :Afrizal mengetuk pintu lalu didorongnya hingga terbuka.
Kalimat efektif :Afrizal mengetuk pintu lalu
mendorongnya hingga terbuka.
Pembahasan :Kalimat menjadi tidak efektif
karena tidak sejajar bentuk kata kerjanya.
10. Kalimat tidak efektif :Ratna bingung harus menerima bunga tersebut, atau ditolaknya.
Kalimat efektif :Ratna bingung harus menerima bunga
tersebut, atau menolaknya.
Pembahasan :Kalimat menjadi tidak efektif
karena tidak sejajar bentuk kata kerjanya.
11. Kalimat tidak efektif :Bagi semua remaja karang taruna Tunas Sapta diharapkan hadir dalam pembubaran panitia Pekan Olahraga Remaja Saptamarga.
Kalimat efektif :Bagi remaja Karang Taruna Tunas
Sapta diharapkan hadir dalam pembubaran panitia Pekan Olahraga Remaja
Saptamarga.
Pembahasan :Kalimat tidak efektif karena
tidak ada kesepadanan kalimat apabila diimbuhkan kata “semua” pada kalimat
tersebut.
12. Kalimat tidak efektif :Diana membeli novel di toko buku Sindoro, Diana membeli alat tulis juga di toko buku Sindoro.
Kalimat efektif :Diana membeli novel dan alat tulis
di toko buku Sindoro.
Pembahasan :Kalimat menjadi tidak efektif
karena ada pengulangan kata.
13. Kalimat tidak efektif :Fadhil memakai baju berwarna biru.
Kalimat efektif :Fadhil memakai baju biru.
Pembahasan :Kalimat dikatakan tidak efektif
karena pemborosan kata pada “warna” dan “biru”.
14. Kalimat tidak efektif :Yang kencing harap disiram.
Kalimat efektif :Sesudah kencing harap disiram.
Pembahasan :Kalimat tidak efektif karena
tidak logis, yang seharusnya disiram bukan orang yang kencing.
15. Kalimat tidak efektif :Saran yang diberikannya kami akan pertimbangkan.
Kalimat efektif :Saran yang diajukan akan kami
pertimbangkan.
Pembahasan :Kalimat menjadi tidak efektif
karena tidak logis, dan pemilihan kata yang digunakan juga kurang tepat.
16. Kalimat tidak efektif :Sejak dari pagi hujan turun dengan begitu derasnya.
Kalimat efektif :Sejak pagi hujan turun dengan
derasnya.
Pembahasan :Kalimat menjadi tidak efektif
karena pemborosan kata pada kata “dari” dan juga kata “begitu”.
17. Kalimat tidak efektif :Pembahasan itu saya kurang jelas.
Kalimat efektif :Saya kurang mengerti mengenai
pembahasan tersebut.
Pembahasan :Kalimat tersebut menjadi tidak
efektif karena penyusunan dan pemilihan kata yang tidak tepat.
18. Kalimat tidak efektif :Kepada para mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni diwajibkan mengikuti pemecahan rekor MURI di Fakultas Ilmu Keolahragaan.
Kalimat efektif :Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni
diwajibkan mengikuti pemecahan rekor MURI di Fakultas Ilmu Keolahragaan.
Pembahasan :Kata depan “Kepada” tidak boleh
berada di awal kalimat kecuali sebagai penunjuk keterangan. Kata “para” juga
merupakan pemborosan kata.
19. Kalimat tidak efektif :Adikku yang hari ini mulai bersekolah di Sekolah Dasar.
Kalimat efektif :Adikku hari ini mulai bersekolah di
Sekolah Dasar.
Pembahasan :Kalimat menjadi tidak efektif
karena predikatnya tidak jelas. Predikat yang jelas tidak perlu diberikan kata
hubung “yang”.
20. Kalimat tidak efektif :Cerita ini akan tetap menjadi misteri. Karena tidak ada yang mampu mengungkapkan faktanya.
Kalimat efektif :Cerita inni akan tetap menjadi
misteri, karena tidak ada yang mampu mengungkapkan faktanya.
Pembahasan :Kalimat tersebut menjadi tidak
efektif karena kata penghubung tidak seharusnya berada di awal kalimat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar